Bersantai di Teras Merapi Yogyakarta

Salah satu spot bersantai Teras Merapi Yogyakarta, foto by @abahraka

[https://abah-raka.com] - Walaupun bukan pertamakalinya ke Yogyakarta, tapi ini merupakan pertama kalinya saya ngertrip bareng keluarga ke Yogyakarta.

Cuaca saat itu cukup cerah, saat waktu menunjukkan pukul 07.00-an. Udara di sekitar Sleman, tempat kami menginap di Guest House, cukup adem, tapi tidak dingin juga tidak panas. Kakak bersama keluarganya, sudah sampai halaman guest house yang cukup luas membawa keluarganya. Sementara, saya masih beres-beres mempersiapkan si kecil yang baru selesai mandi.

Setelah selesai, pukul 07.30-an kurang lebih, akhirnya kami meluncur ke daerah  Cangkringan. Cukup pagi kami berangkat ke daerah yang lebih tinggi dari Kaliurang. Saat sudah meninggalkan Kaliurang, beberapa area yang kami lewati banyak memarkir jeep-jeep sewaan wisata lava gunung merapi. 

Jalanan yang kami lewat sudah terus menanjak, cuaca juga sudah mulai terasa sejuk. Tidak butuh waktu lama untuk sampai ke daerah Cangkringan, dan akhirnya kami sampai di satu gerbang area wisata. Waktu masih pukul 08.00 kurang lebih, walaupun matahari sudah mulai menyorot, tapi udara terasa segarnya, ada dingin-dinginnya khas pegunungan, walaupun belum terlalu naik ke atas.

Setelah melewati gerbang dan membayar tiket di loket pembayaran, kami pun masuk area, dan terpampang sebuah landmark TERAS MERAPI. 

Setelah keluar dari masing-masing kendaraan, udara berasa dingin, namun pantulan fajar saat pagi mampu menghangatkan kulit-kulit kami yang tidak dibungkus dengan jaket. Karena cuaca di Kaliurang relatif tidak dingin, cenderung agak panas. Sementara di Teras Merapi cukup terasa dinginnya.

Lokasi Destinasi Teras Merapi berada di Dusun Kalitengah Kidul, Glagaharjo, Cangkringan, Kabupaten Sleman Yogyakarta.

Teras Merapi berada di lereng gunung merapi, Sleman Yogyakarta. Saya sendiri tidak mengenal daerah ini, hanya berbekal googlemaps selama di Yogya. Hanya saja saat itu, kakak saya yang tinggal di Yogyakarta, setelah beberapa hari di Yogya mengajak saya dan keluarga untuk menanjak sebentar. Menanjak ke lereng gunung merapi.

Sebetulnya saya membayangkan naik jeep saat berkunjung ke salah satu destinasi Gunung Merapi, tapi ternyata wisata gunung merapi tidak hanya satu. Ada beberapa tempat juga di daerah lereng ini, termasuk juga destinasi lava merapi yang jaraknya bisa sampai 11-12 kilometer, jadi masih ke atas dan masih jauh. 

Sedangkan Teras Merapi masih berada di bawah, dekat dengan daerah-daerah galian pasir. Hal ini karena sepanjang jalan, selain banyak truk-truk pasir yang lalu lalang, juga berhenti di sebagian sungai yang saya lewati. Namun saat sudah menanjak, truk-truk pasir itu sudah tidak ada, karean galian pasir berada di daerah sungai-sungainya.

Namanya juga Teras, artinya seperti teras depan rumah, jadi belum masuk ke wisata inti gunung merapi.

Harga Tiket Teras Merapi

Ikon Utama Teras Merapi Yogyakarta foto by @abahraka

Saat sampai di gerbang masuk, loket penjaga sudah siap memberikan karcis. Harga tiket masuk untuk dewasa Rp.10000, sedangkan anak-anak Rp.5000. untuk dua keluarga, dengan empat orang dewasa kami bayar Rp70.000,- 

Pada kali kedua bersantai dan botram di Teras Merapi, seminggu yang lalu (Juli 2026), harga tiketnya masih sama dengan suasana yang lebih ramai. Cukup banyak pengunjung yang berkemah di area camping.

Sebelumnya, saya membayangkan bisa naik jeep, namun saat tiba di lokasi, bayangan saya langsung buyar, setelah masuk area terpampang reklame/ konstruksi huruf luar ruang yang terbuat dari material padat, TERAS MERAPI. Yang awalnya membayangkan bisa naik jeep, bisa seru-seruan dengan adrenalin, tapi berubah menjadi tempat melambat.

Ya, melambat.

Setelah kendaraan kami parkirkan, justeru yang pertama kali terpampang jelas adalah adalah area swafoto, dengan ketinggian tertentu. Beberapa dari kamipun naik, dan mengambil beberapa foto.

Sejauh mata memandang, terpampang pemandangan hijau terhampar, juga latar gunung merapi bekas meletus. Benar-benar tempat  melambat.

Sementara, saya dan anak turun untuk masuk ke area destinasi, sebagian anak ada yang masuk area labirin. Di sebelah labirin terdapat area kolam renang. Niat tidak berbasah-basahan, anak-anak akhirnya nyebur juga.

Sementara menyaksikan anak-anak berbasah-basahan di kolam renang dengan pakaian lengkap, saya sambil membuka camilan yang kami bawa. Untuk lebih bersantai di area teras Merapi, kami pun pindah ke Gazebo yang tersedia di area.

Fasilitas Teras Merapi

Cottage, tampak di belakang, sebagai salah satu fasilitas Teras Merapi.

Pemandangan Hijau dengan Latar Gunung Merapi. Teras Merapi menawarkan destinasi alam yang masih asri dan tidak terlalu banyak perubahan. Sehingga pengunjung benar-benar bisa menikmati pemandangan dan udara yang segar di atas ketinggian tertentu.

Area Swafoto. Selain area swafoto yang dibuat meninggi dengan konstruksi besi yang kokoh agar pengunjung bisa menikmati hamparan pepohonan hijau dan juga latar Gunung Merapi.

Tempat Nongkrong. Terdapat beberapa kursi dan meja permanen dengan payung yang sudah tertanam. Pengunjung bisa menikmati udara sambil bersantai, bercengkerama dengan anggota keluarga, sambil ngopi. Memasukan cairan hangan ke mulut sehingga dapat berpadu dengan udara yang segar di sekitar area.

Warung. Pada saat jam sudah menunjukkan menuju sore, cuaca akan terasa sejuk cenderung dingin, pengunjung bisa menikmati kudapan hangat, seperti bala-bala gehu, indomie rebus ataupun kopi saset seduh. Niscaya, nikmat mana lagi yang kamu dustakan.

Area Camping. Pengunjung bisa membawa peralatan camping di sini, dengan biaya tambahan khusus untuk camping. Areanya sudah tersedia khusus untuk camping.

Cottage, Gazebo, dan Saung. Selain gazebo terbuka, di sini juga terdapat saung atau gazebo yang tertutup. Bisa untuk menginap dan merasakan sensasi dinginnya Kota Yogyakarta agar berseberangan dengan kota Yogyakarta yang cukup panas.

Botram di Gazebo Teras Merapi

Setelah anak-anak merasa kedinginan dan akhirnya menyudahi bermain-main dengan air, akhirnya mereka minta mengakhir dan melapor jika mereka lapar. Kamipun, mengeluarkan sisa makanan berat yang ada. Beberapa bungkus nasi beserta lauk yang kami masak di guest house.

Mereka tampak lahap, sebagai bapak-bapak, tentu ini menjadi pemandangan yang membahagiakan, saat anak-anak terlihat lahap dan senang setelah bermain-main dengan air.

Kesempatan yang saya dapatkan ini, wisata Teras Merapi tepat jika mengatakannya sebagai tempat melambat. Menikmati pemandangan dari atas ketinggian Yogyakarta.

Sementara saya ngopi sambil duduk-duduk, sebagian anak mengeringkan baju karena tidak membawa ganti. Beruntung saat itu waktu menjelang Dzuhur, dan setelah melaksanakan sameyang, kami pun bergegas, sebaian anak sudah bisa mengenakan baju yang kering.

Sedangkan pada kali kedua, saya cukup merasa kedinginan, dan malah masuk tenda dan tertidur cukup lama hehe...

Kami pun beres-beres, mewadahi sampah dan sisa makanan ke kantong untuk kami buang. Pukul 12.30 lebih, kamipun meluncur ke bawah.

Ini hanya persinggahan sementara tanpa harus bermalam di Wisata Teras Merapi Merapi yang normalnya sebagai tempat berkemah dan merasakan suasana dinginnya kota Yogyakarta.

Berkunjung ke Wisata Teras Merpai tepat sebelum bersantai kembali di Ledok Sambi Yogyakarta. Bedanya, Wisata Gunung Merapi berada di bukit, Ledok Sambi berada di lembahnya. Namun satu jalur perjalanan di Kaliurang.

Tidak banyak yang bisa saya ceritakan di Wisata Gunung Merapi, karena kadang seringkali enggak begitu niat untuk menuliskannya, baru tersadar jika sudah sampai rumah hahaha....***[]

52 komentar untuk "Bersantai di Teras Merapi Yogyakarta "

  1. Menikmati suasana pemandangan teras Merapi memang terdengar seperti cara sederhana untuk melepas penat. Kadang tempat yang tenang dengan udara sejuk justru bisa memberikan energi baru setelah rutinitas yang padat. Apalagi Yogyakarta memang selalu punya banyak sudut menarik yang menawarkan pengalaman berbeda. Jadi ikut membayangkan suasana santai sambil menikmati pemandangan alam yang indah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ini beneran santai, karena gak terlalu ramai juga, kalo gak salah bukan weekend, jadi lengang tempatnya...

      Hapus
  2. Di tempat yang dingin, kayak emang pasangannya banget adalah gorengan, bisa bala-bala anget dan indomie kuah.

    Terus nyeruput kopi seduh sachet-an saja terasa nikmat sekali.

    Betapa asyiknya menikmati Hari yang sejuk di Teras Merapi ya, Kak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ini tempatnya sejuk jadi enak kalo nyeruput kopi sama indomie ya hahaha

      Hapus
  3. Salut dengan wisatanya. Rombongan keluarga seperti itu ke Merapi butuh perjuangan pastinya. Secara medan tidak mudah dan anak jaman now, di keluarga saya paling ga mau diajak wisata ke lokasi semacam Merapi, yang cuma stay di homestay gitu
    Maklum keinginan anak muda sama generasi kita ini udah beda kali ya
    Makanya salut, keluarga saya paling susah ngajak tamasya keluarga besar full begitu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini sekalian lewat teh, kan ceritanya nganter si sulung sekolah, jadi sekalian sebelum dan sesudah itu sambil ngetrip....

      Hapus
    2. Oh iya. Sekali dayung dua tiga pulau terlampaui ya...

      Eh btw apakah nganter si sulung itu yang sekolah dan mondok di Gontor, bukan?

      Saya juga sama Bah, kalau berangkat ke suatu tempat, pulang atau perginya kalau santai suka melipir dulu kemana gitu. Hehehe...

      Hapus
  4. Wisata Merapi ada banyak bangetbya Bah.. Aku sama keliarga sudah dua kali ke Merapi, salah satunya yang wisata jeep. Dan pingin balik lagi ke sana nyoba wisata yang laon kayak Teras Merapi ini. View-nya bagus, langsung berlatar Guning Merapi. Fasilitas jg banyak ya. Udah ada penginapan cottage juga. Kayaknya seru nyobain nginap di lereng Merapi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya yang pengen wisata merapi pake Jeep mbak hehe

      Hapus
  5. Seru banget nge trip bareng keluarga. Nice info kak, jadi mau juga ke teras merapi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Banyak ternyata destinasinya selain teras merapi

      Hapus
  6. berenang yang gak direncanakan ya mba, tapi walaupun cuma swafoto, makan2 dan menikmati sekitarnya yang penting anak2 happy.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gak ekspek ada kolam renang di sana jadinya basah2an pake baju yang dipake dari rumah

      Hapus
  7. Menyeruput secangkir kopi sambil ditemani pemandangan spektakuler Gunung Merapi pasti memuaskan banget,ya Bah? Anak-anak pun girang karena bisa berenang. Teras Merapi adalah destinasi liburan yang menyenangkan bagi seluruh anggota keluarga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. pastinya nikat banget ya, apalagi cuaca sejuk. Iya bapak-bapak mah seneng kalo lihat anak-anak ceria Mbak Annisa

      Hapus
  8. Cerita ini mengingatkan saya waktu berkunjung ke Merapi, tepatnya ke satu museum yang memuat sisa-sia kejadian letusan gunung merapi. Suasananya begitu aneh di situ, namun akhirnya mendapatkan suasana yang damai ketika mendapatkan pemandangan gunung merapi sambil seruput kopi. Saya lupa apakah di tempat ini saya pernah berkunjung.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya juga pas pertama ke sini aneh banget, pas masuk gerbang kok kaya gak ada apa-apa, setelah masuk lewat kolam renang baru deh kerasa vibesnya, tapi ternyata bukan wisata lava merapi hahahaha

      Hapus
  9. Namanya Teras Merapi karena menjadi saksi saat Gunung Merapi meletuskah, Abah?
    Rasanya senang berlibur seru bersama keluarga.
    Tempat yang dingin pun, terasa tetap hangaatt.. karena kebersamaan yang takkan terlupakan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini kayaknya kaya lereng gunungnya, ke atasnya lagi kayaknya Gunung Merapinya....karena lewat beberapa tempat penyewaan jeep wisata lava merapi

      Hapus
  10. ternyata selain wisata tur merapi yang pakai jeep ada juga wisata teras merapi ya yang lebih santai wisatanya dan bahkan ada kolam renangnya juga. kalau bagian ini pastinya yang paling senang anak-anak ya, kak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ini tempat camping dan ada juga saung-saung untuk menginap

      Hapus
  11. Definisi healing tipis-tipis ya, Bah. Pemandangan hijau plus udara sejuk di lereng Merapi emang nggak pernah salah buat recharge energi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul, santuy di sini hehe

      Hapus
  12. untuk keluarga, menurut saya HTM nya masih terjangkau ya Bah. Soalnya bisa dapat paket lengkap untuk refreshing, hehehe. Menikmati kuliner sambil melihat pemandangan dengan view bagus. Belum lagi bisa selfie-selfie. Memorable banget sih kalau ke Teras Merapi ini (maria tanjung)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ke depan pengennya camping di sini, gak terlalu tinggi, cuaca juga sepertinya gak terlalu dingin, cuma kebetulan kemarau jadi udara dingin. Cocoknya ada area area yang bisa membuat anak-anak betah termasuk kolam renangnya

      Hapus
  13. Pemandangannya luar biasa indah. Tempat seperti ini memang paling pas buat menikmati kopi sambil melepas penat. Artikelnya sukses bikin kangen suasana Yogyakarta dan ingin segera kembali ke sana.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ke atas lagi kayaknya lebih asyik, di sini enak buat santuy

      Hapus
  14. Seru juga wisata teras merapi sembari camping bareng keluarga ya, secara suasana di lereng gunung yang indah, adem dan asri. Ini kalau belum naik ke kaliurang biasanya banyak dijual jadah dan tempe bacem yang endul, enak betul. Pas banget buat temen ngopi dan oleh2.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cuacanya stabil di sini, musim hujan atau kemarau tetap sejuk. Cuma kemarau skr kerasa dingin.

      Hapus
  15. Konsep tempat untuk 'melambat' itu emang pas banget ya buat liburan keluarga. Walaupun nggak jadi naik jeep, tapi bersantai di Teras Merapi sambil menikmati udara sejuk dan pemandangan hijau bikin pikiran makin segar. Mana tiket masuknya terjangkau banget lagi!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bercengkerama dengan keluarga pas banget, biar anggota keluarga gak fokus ke perangkatnya masing-masing hehe

      Hapus
  16. Lokasinya strategis banget yaa bener2 bisa full menikmati suasana merapi yg gagah di latar belakang, jadi pas sih disebut Teras Merapi. Ku blom pernah menginap di sekitaran Merapi tp pernah ikut acara tour Jeep keliling Merapi dan mengambil poto grup di beberapa titik dengan view sejenis ini jugak.

    BalasHapus
  17. Suka sama gaya bersantainya Abah dan keluarga yang mantap menyiapkan wadah sampah padahal sedang dalam kondisi piknik. Hal seperti ini bisa ditiru, bahwa ke manapun bepergiannya tetaplah jaga kebersihan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe iya itu kaya kebiasaan, kalo abis makan di resto biasanya diberesin sendiri piring2nya di meja, dan sampah-sampahnya dirapihin di piring biar gak berserakan

      Hapus
  18. Dimana-mana tempat wisata mostly isinya tempat swafoto yang sudah diatur sedemikian rupa. Entahlah buatku itu jadi mengurangi nikmatnya pemandangan alam secara alami.
    Anyway, di Teras Merapi bisa visit aja ya tanpa harus menginap. Penasaran dengan area labirin bahkan ada kolam renangnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Konsepnya di sini lebih ke tempat camping sebenernya, tempat swafoto kayaknya sebagai penunjang aja gak fokus ke sana. Dan sepertinya pengunjung juga jarang yang pake tempat swafotonya.

      Ya bener, di sini bisa hanya berkunjung bisa juga nginep, bisa ngecamp juga...

      Hapus
  19. Teras merapi ini memang cocok banget buat yang mau piknik santai sambil menikmati pemandangan gunung merapi ya, Bah. Semoga nanti saya bisa ke sana juga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yes bener di sini bisa bersantai, disediain Gazebo-gazebo, di sini juga bisa ngecamp juga bisa nginep

      Hapus
  20. Langsung kebayang vibes seru dan membahagiakan liburan bareng keluarga ke Teras Merapi. Ternyata secara fasilitasnya pun terbilang lengkap serta mumpuni ya.

    Bahkan anak-anak bisa berenang, lalu tersedia area gazebo, bisa makan leluasa dan ngemil bareng. Masya Allah, belum lagi pemandangan nya indah betul.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Luamayan ini, buat anak2 bisa bermain di kolam renang, areanya juga cukup luas. Bisa camping juga, ada bungalow juga...

      Hapus
  21. Tempat liburannya bener-bener memberi pengalaman spesial buat keluarga ya Kang, lihat gunung yang jadi latar di antara kumpulan kursi itu beneran cakep! Ditambah makan-makan di gazebo lengkap dan enjoy kebersamaannya pasti.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe iya teh bener2 tempat bersantai ini... Cuacanya sejuk banget, kecuali sore lebih dingin.

      Hapus
  22. Naah itulah dia kegiatan paling menyenangkan di Teras Merapi adlaah botram alias makan bareng-bareng temen. Tempatnya bagus ya pa bisa melihat gunung dan kulinernya juga lumayan lengkap.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama keluarga paling kerasa bercengkeramanya, bawa bekel dari rumah

      Hapus
  23. Lihat penampakan depan Teras Merapi, nampaknya akan lebih cakep kalau dikunjungi pagi-pagi banget atau jelang senja. Bakalan cakep deh kalau langitnya jelang senja atau fajar gitu. Tapi kalau jam segitu, kebayang dinginnya. Pas banget buat ngemil gehu sama bala-bala. Saking mentereng matahari jogja ya, baju dijemur bentar langsung bisa dipakai lagi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah iya harusnya nyoba pagi2 banget, lihat penampakan matahari terbit ya

      Hapus
  24. begitu baca kata Merapi, saya malah teringat film keramat, kenapa ya? hahaha, jadi agak serem kalau mau kesana saking sukanya film itu. tapi, teras merapi ini beda ceritanya, vibe nya aja udah berasa healing sih ini meski lewat cerita, hahaha. jadi mau juga kesana.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha iya sih, kalo film ada kata merapinya biasanya film2 deket dengan misteri gitu ya...

      Hapus
  25. Ini mah seperti menemukan cara sederhana untuk melepas penat, Bah hehehe. Perpaduan udara sejuk, pemandangan alam, dan cerita perjalanan yang dibagikan membuat tempat ini terasa semakin istimewa. Jogja memang selalu punya cara untuk bikin rindu kembali berkunjung. Jadi kangen touring ka Jogja deui hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Touring anu deket2 kang de hayu ah iraha hehe

      Hapus
  26. Jadi kebayang santainya duduk sambil nikmatin suasana Merapi. Kadang momen sederhana seperti ini justru yang paling ngena dan bikin hati tenang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang lain santai saya malah tidur haha, udaranya sejuk jadi cocok buat diselimut

      Hapus

Terima kasih telah berkunjung, tunggu kunjungan balik saya ya...